|
ASEAN-NEWS, JAKARTA - Sekjen DPD RI Siti Nurbaya menjelaskan Dipa sementara untuk DPD RI di RAPBN 2013 sebesar Rp 1,2 triliun. Anggaran ini sudah termasuk rencana pembangunan kantor baru DPD di 33 provinsi.
"Angka Dipa sementara untuk DPD RI sebesar 1,2 triliun. Usulan untuk pembangunan gedung kantor masih dilakukan oleh DPD karena atas alasan UU tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD pasal 224, pasal 227, dan pasal 402," kata Siti Nurbaya kepada detikcom, Jumat (21/9/2012). Menurut Siti Nurbaya, lahan yang akan digunakan untuk kantor baru DPR juga sudah siap. Lahan tersebut umumnya diberikan cuma-cuma oleh pemerintah provinsi setempat. "Selain itu karena Pemda sudah berikan hibah lahan dari aset daerah kepada pemerintah pusat melalui Setjen DPD RI," kata Siti. Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) merilis alokasi anggaran Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI yang masuk dalam RAK KL RAPBN 2013. Anggaran untuk para senator ini naik hingga Rp 540,4 miliar dari tahun 2012 lalu. Berdasarkan data yang diolah Fitra dari RAK KL RAPBN 2013, total alokasi anggaran DPD untuk tahun 2013 sebesar Rp 1,2 Triliun. Padahal pada tahun 2012, total alokasi anggaran hanya sebesar Rp 604 miliar. Anggaran DPD RI juga sempat ditambah Rp 150,7 miliar dalam APBNP 2012. "Selanjutnya, dari alokasi anggaran sebesar Rp 1,2 triliun, alokasi terbesar akan diberikan kepada proyek yang bernama program peningkatan sarana dan prasarana Aparatur DPD RI dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 763,6 miliar," papar Uchok Sky Khadafi, Koordinator Investigasi dan Advokasi Fitra, dalam siaran pers, Jumat (21/9/2012). Fitra menyajikan tabel alokasi anggaran sebesar Rp 763,6 miliar diperuntukkan untuk: 1.) Kantor baru DPD RI ibu kota Provinsi (33 unit), Rp 699.700.000.000 2.) Layanan perkantoran (12 bulan) Rp 44.558.770.000 3.) Pengadaan kendaraan bermotor (3 unit), Rp 900.000.000 4.) Peralatan dan fasilitas perkantoran (50 unit) Rp 8.399.280.000 5.) Gedung/bangunan (1000 M2) Rp 10.041.950.000
Total Rp 763.600.000.000
(AN-55/detik.com)
|