|
ASEAN-NEWS, JAKARTA - Pemerintah telah melakukan lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara dengan penawaran masuk sebesar Rp1,365 triliun.
Namun, pemerintah tidak memenangkan lelang tersebut. Direktorat Jendral Pengelolaan Utang (DJPU) Kementerian Keuangan, Selasa (18/9), mengatakan seri yang dilelang yakni SPN-S 19032013 (new issuance), PBSOO1 (reopening), PBS002 (reopening), PBS003 (reopening), dan PBS004 (reopening) melalui sistem pelelangan Bank Indonesia (BI). Adapun rincian dari seri-seri tersebut yakni, seri SPN-S 19032013 memiliki jumlah penawaran masuk Rp151 miliar, dengan yield terendah yang masuk pada 5,5 persen, dan yield tertinggi yang masuk 5,75 persen. Seri PBS001 memiliki jumlah penawaran masuk Rp741 miliar, dengan yield terendah yang masuk pada 5,906 persen, dan yield tertinggi yang masuk 6,5 persen. Seri PBS002 memiliki jumlah penawaran masuk Rp241 miliar, dengan yield terendah yang masuk pada 6,25 persen, dan yield tertinggi yang masuk 6,75 persen. Seri PBS003 memiliki jumlah penawaran masuk Rp26 miliar, dengan yield terendah yang masuk pada 6,531 persen, dan yield tertinggi yang masuk tujuh persen. Seri PBS004 memiliki jumlah penawaran masuk Rp206 miliar, dengan yield terendah yang masuk pada 6,75 persen, dan yield tertinggi yang masuk 7,25 persen.(AN-55)
|